• Salamun

    Untukmu..

    Berharap adalah niscaya yang tak pernah habis jika diinginkan, dan ia nyata untuk dilakukan (Dhee~AR)

  • 'Alaikum

    Kuhadiahkan..

    Sekuntum cinta yang tulus akan mengalahkan rimbunan kata yang menghidupkan semangat pada jiwa (Dhee~AR)

  • Ahlan

    Prestasi

    Yang kukalungkan sebagai hasil petikan ikhlas dan asa untuk memberi yang terbaik (Dhee~AR)

  • wa Sahlan

    Kebersamaan

    Yang mengukir senyuman bahagia tercipta karena adanya kelapangan untuk menerima apa adanya (Dhee~AR)

  • Wa Marhaban

    Dalam Kesendirian

    mengajariku arti segala perjuangan dan pengorbanan yang telah terwujud dan tersemaikan (Dhee~AR)

  • Bikum

    Merekah

    Sekuntum bunga indah yang tak mampu terdefinisikan nama, namun tetap indah karena hadirnya (Dhee~AR)

Mari Berbagi!

1 komentar

Saya teringat sebuah kisah yang diceritakan seorang guru pada kami, ketika bertemu dengan seorang pemuda yang sehari-harinya disibukkan dengan bekerja dan jauh dari ibadah.Maka, syekh memberinya sebuah buku kecil yang sederhana, pemuda tersebut menerimanya, bukan karena suka, melainkan rasa hormat pada syekh.
Setiba dirumahnya, pemuda itu melemparkan buku kecil ke lantai dan terdamparlah ia di bawah lemari berhari-hari..bahkan tak terhitung waktu lamanya.
Hingga, suatu malam..pemuda ini merasa galau gelisah, ia tak bisa memejamkan mata, diraihnya remote tv namun, tak satupun siaran yang mampu menenangkan hatinya. Ia keluar berjalan, pun kegaluan tak pergi dari hatinya.Tiba-tiba dia teringat sebuah buku kecil pemberian syekh. Dicarinya..dan dengan sekuat tenaga digesernya lemari yang berat. Maka, buku itupun ditemukannya dalam keadaan kotor.
Halaman demi halaman dibacanya tanpa terasa, dan tetiba seolah hatinya dijalari rasa yang indah..tenang..sahdu..
Malam itu juga, dia bersegera menjumpai Allah dalam sujud-sujud khusyuknya..kerinduan..yang sekian lama tak bermuara pada munajat panjang!
√pemberian yang kecil bisa jadi harga yang mahal buat seseorang yang mencari hidayah diluar sana
√hidayah mahal namun bukan mustahil, terkadang dicampakkan dengan mudah namun dicari dengan lelah, seperti buku yang dilemparkan ringan dan diambil kembali dengan perjuangan
‪#‎mariberbagi‬
‪#‎dheear‬


Read more

Umurmu 6 Bulan, Nak!

0 komentar

Iya sayang..pada Allah segala syukur kita panjatkan, karena Dia lah yang telah memberi abang segala kenikmatan, menjaga abang dan melimpahkan kasih sayangNya untuk abang..sejak 6 bulan yang lalu hingga sekarang.
Iya sayang..mintalah pada Allah, atas sebaik-baik penjagaan, rezki dan keselamatan serta umur panjang yang berberkah..sampai nanti abang menjadi dewasa, dan menjadi salah seorang hamba terbaikNya yang menjaga dan senantiasa membawa panji din yang mulia
Iya sayang..abi dan ummi hanya sebagai wasilah, dalam merawat dan menjagamu, penuh keterbatasan..walau dengannya kami selalu berusaha memberi yang terbaik..sampai batas waktu Allah menentukan
Iya sayang..
Doa kami selalu untuk abang..jadi anak sholeh, hamba yang bersyukur, dan berguna untuk din Islam
√20 mei - 20 nop


Read more

Umurmu 2 Bulan, Nak!

0 komentar
Bunayya...
2 bulan yang lalu kau masih di sini
dalam tempat yang Allah titipkan kau terlindungi
ummi sedang terbaring di sana
dalam ruangan yang menjadi saksi akan kau ada
Bersimpuh rintih dan peluh berbalut doa
Menggaungkan asa untuk kebaikan kau senantiasa
Bunayya..
2 bulan ternyata Allah beri mampu untuk ummi bersamamu
Melewati hari demi hari dengan tumbuh kembangmu
Tertatih dan terkuras seluruh kasih untukmu
Mencari dan memberi yang terbaik untuk dirimu
Bunayya..
2 bulan ini kau pun berjasa dampingi ummi
Menjadikan ummi lebih paham arti cita dan cinta
Dan ternyata denganmu, sungguh istimewa
Wujud keduanya lebih berwarna
Karena usaha pun tak lagi biasa
Terlupa lelah dan derita
dan cerita seluruhnya hanyalah cinta istimewa
Bunayya..
2 bulan ini tak henti kusenandungkan doa pada Yang Kuasa
moga Abang jadi hamba yang bertaqwa..
dicinta Allah
hingga seluruh penghuni langit dan bumi turut mencinta
moga abang jadi hamba yang kuat
yang berberkah dan berguna bagi ummi,abi dan ummat Rasulullah
moga abang jadi hamba yang cerdas
yang mampu menjadi pemimpin bijak dan berani menghadapi musuh yang culas
moga abang selalu diberi sehat dan selamat
menjadi wasilah hidayah orang sesat
Bunayya...
Allahu yahfazhuka..
√20 Mei-20 Juli


Read more

Untuk Guru Kami : Ustadz Umar Shaleh

0 komentar

Pagi itu tak seperti biasanya..ruangan yg hanya berisikan bangku2 kecil jadi ramai..banyak wajah yg tak kami kenali berdatangan..mereka orang2 besar yg dipanggil "ustadz" oleh guru2 kami..mereka datang tidak sendirian..membawa anak2 seumuran kami..mulut2 kecil kami berceloteh saling bertanya2
Tak lama masuklah sosok itu..sosok lelaki dengan senyum penuh kasih di wajahnya yg selalu penuh semangat..tiap hari mengajarkan kami membaca IQRA'..menenangkan kami yg semakin gaduh..
Beliau mulai bercerita..kisah seorang sahabat pemberani..kami terdiam mendengarkan penuh hati..seolah jiwa sahabat itu merasuk dlm jiwa2 kecil kami..
Ada yg menarik perhatianku..bersamanya si kecil Akram..yg bermain bergelantungan di kaki sang abiy..karena bercerita maju..mundur..ia terjatuh..tangisannya keras..beliau meraihnya..menggendong dan membelai penuh kasih..sosok ayah yg pengasih..
Hari itu kami dibuatnya sibuk dan penuh semangat..ternyata ada kunjungan dan acara yg waktu itu belumlah kami mengerti..kami diajarkan wudhu dan sholat..ruangan kecil itu basah krn ulah iseng kami yg saling memerciki air..beliau menasehati u berhenti..tidak memarahi..sosok guru yg bijaksana
Dan pagi ini..hari ini..sosok itu telah pergi..pergi u selamanya..menutup usia dan penunaian janji pd Rabb nya..
Di masa yg sama..kami murid2nya yg dulu kecil dan nakal..kini telah menjadi pejuang2 dakwah(insyaAllah)..bertekad melanjutkan perjuangannya..mencontoh sosok yg penuh perhatian dan kasihnya..tidak terbatas waktu dan jarak..
Kini..nasehat2 dan sapaan2 hangat itu tak akan pernah ada lagi..menyentakkan kami dr aktivitas sehari2..mengingatkan kami keberadaan seorg guru..ustadz..abiy..yg sejak kecil hingga saat2 sakit bliau selalu ada u kami..
Kenangan berpuluh tahun di TK/TPA Al Aulaad Fathul Muin Andi Tonro telah menjadi bukti..pengabdian seorg mujahid yg telah melewati hidupnya dg berkorban..berjuang dan berkhidmat di jalan Allah..melahirkan banyak penerus dakwah..u melanjutkan harapan2 bliau..melanjutkan estafet dakwah..tdk berhenti hari ini..tdk berakhir dg kepergian beliau
Ustadz kami yg tercinta..Ustadz Umar Sholeh..Selamat jalan..cukup lelahmu selama ini..cukup juangmu hingga kini..terima kasih segala ilmu yg engkau bagi..terima kasih segala teladan yg engkau ajarkan..kami muridmu..anakmu..akan selalu mengukir kenangan itu..cinta itu..cita itu..di jiwa kami!


Read more

Kisah Menakjubkan Seorang Ibu

0 komentar

Saudara/i ku seiman..para facebooker yang dirahmati Allah..sungguh tak sekali pun kudengarkan muhadharah ini kecuali saya dalam keadaan berlinang airmata, saya terjemahkan untuk kita semua, moga kecintaan pada Ibu selalu diingatkan oleh Allah dalam hati-hati kita...selama beliau masih bersama kita..

Suatu hari seorang wanita duduk santai bersama suaminya , pernikahan mereka berumur 21 tahun, mereka mulai bercakap dan ia bertanya pada suaminya..” tidakkah engkau ingin keluar makan malam bersama seorang wanita?”, suaminya kaget dan berkata,” siapa? Saya tak memiliki anak juga saudara”, wanita itupun kembali berkata,” bersama seorang wanita yang selama 21 tahun tak pernah kau temani makan malam”, tahukah kalian siapa wanita itu??

Ibunya…

وَقَضَى رَبُّكَ أَلا تَعْبُدُوا إِلا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلاهُمَا فَلا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلا
كَرِيمًا *  وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا

Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. (Al Isra’: 23-24)

Wanita itu berkata pada suaminya,” selama kita bersama tak pernah engkau bersama ibumu walau sejenak saja, hubungilah beliau, ajak makan makam berdua..luangkan waktumu untuknya", suaminya terlihat bingung, seakan-akan ia lupa pada ibunya.

Maka hari itu juga ia menelpon ibunya, menanyakan kabar dan berkata “ ibu, gimana menurutmu jika kita habiskan malam ini berdua, kita keluar makan malam. Saya akan menjemput ibu, bersiaplah” Ibunya heran,” anakku, apakah terjadi sesuatu padamu?” jawabnya,” tidak ibu”, berulang kali sang ibu bertanya.

“ ibu, malam ini saya ingin keluar bersamamu” mengherankan! Ibunya begitu tak percaya namun sangat bahagia.”

Mungkin kita bisa makan malam bersama, bagaimana menurutmu?”. Ibunya kembali bertanya,” saya keluar bersamamu anakku?”

Ibunya seorang janda, ayahnya telah lama wafat, dan anak lelakinya teringat padanya setalah 21 tahun perikahannya. Hal yang sangat menggembirakannya, begitu lama waktu telah berlalu ia dalam kesendirian, dan datanglah hari ini, anaknya menghubinginya dan mengajaknya bersama. Seolah tak percaya, diapun bersiap jauh sebelum malam tiba.Tentu, dengan perasaan bahagia yang meluap-luap! Ia menanti kedatangan anaknya.

Laki-laki itupun  bercerita :  “ setibaku dirumah mejemput ibu, kulihat beliau berdiri di depan pintu rumah menantiku”

Wanita tua…menantinya di depan pintu!

“Dan ketika beliau melihatku, segera ia naik ke mobil. Saya melihat wajahnya yang dipenuhi kebahagiaan, ia tertawa dan memberi salam padaku, memeluk dan menciumku, dan berkata: anakku, tidak ada seorang pun dari keluargaku..tetanggaku…yang tidak mengetahui kalau saya keluar bersamamu malam ini, saya telah memberitahukan pada mereka semua, dan mereka menunggu ceritaku sepulang nanti”

Lihat bagaimana jika seorang anak mengingat ibunya!

Sebuah syair berbunyi :
Apakah yang harus kulakukan agar mampu membalas kebaikanmu?
Apakah yang harus kuberikan agar mampu membalas keutamaanmu?
Bagaimanakah kumenghitung kebaikan-kebaikanmu ?
Sungguh dia begitu banyak..sangat banyak..dan terlampau banyak!

Dan kami pun berangkat, sepanjang jalan saya pun bercerita dengan ibu, kami mengenang hari-hari yang lalu.
Setiba di restoran, saya baru menyadari bahwa baju yang dikenakan ibu adalah baju terakhir yang Ayah belikan untuknya, setelah 21 tahun saya tak bersamanya tentu pakaian itu terlihat sangat sempit, dan saya pun terus memperhatikan ibuku.

Kami duduk dan datanglah seorang pelayan menanyakan menu makanan yang hendak kami makan, kulihat ibu membaca daftar menu dan sesekali melirik kepadaku, akhirnya kufahami kalau ibuku tak mampu lagi membaca tulisan di kertas itu. Ibuku sudah tua dan matanya tak bisa lagi melihat dengan jelas.

Kubertanya padanya,” ibu..apakah engkau mau saya bacakan menunya?” Beliau segera mengiyakan dan berkata, “ saya mengingat sewaktu kau masih kecil dulu, saya yang membacakan daftar menu untukmu, sekarang kau membayar utangmu anakku..kau bacakanlah untukku”

Maka sayapun membacakan untuknya, dan demi Allah..kurasakan kebahagiaan merasuki dadaku..

Beberapa waktu datanglah makanan pesanan kami,  saya pun mulai memakannya. Tapi ibuku tak menyentuh makanannya, beliau duduk memandangku dengan tatapan bahagia. Karena rasa gembira beliau merasa tak selera untuk makan.

Dan ketika selesai makan, kami pun pulang, dan sungguh, tak pernah kurasakan kebahagian seperti ini setelah bertahun-tahun. Saya telah melalaikan ibuku 21 tahun lamanya.
Setiba dirumah, kutanyakan padanya : “ ibu..bagaimana menurutmu kalo kita mencari waktu lain untuk keluar lagi?” beliau menjawab,” Saya siap kapan saja kau memintaku!”

Maka haripun berlalu, Saya sibuk dengan pekerjaan..dengan perdagangan..dan terdengar kabar Ibuku jatuh sakit. Dan beliau selalu menanti malam yang telah kujanjikan. Hari terus berlalu dan sakitnya kian parah. Dan…Ibuku meninggal  dan tak ada malam kedua yang kujanjikan padanya.

Setelah beberapa hari, seorang laki-laki menelponku, ternyata dari restoran yang dulu kudatangi bersama ibuku. Dia berkata,” Anda dan istri Anda memiliki kursi dan hidangan makan malam yang telah lunas”

Kami pun ke restoran itu, setiba disana..pelayan itu mengatakan bahwa Ibu telah membayar lunas makanan untuk saya dan istri. Dan menulis sebuah surat berbunyi :

“Anakku, sungguh saya tahu bahwa tak akan hadir bersamamu untuk kedua kalinya. Namun, saya telah berjanji padamu, maka makan malamlah dengan uangku, saya berharap istrimu telah menggantikanku untuk makan malam bersamamu”

Saya menangis membaca surat ibuku…dimana saya selama ini ?? diamana cintaku untuk Ibu?? Selama 21 tahun….

....dikisahkan kembali dari muhadharah syekh Nabil al 'audhy-hafizhahullahu ta'ala-


Read more

Al-Birr..Tak Ada Rintangan

2 komentar
Bahasa Arab kedengarannya luar biasa tetapi, dimasa sekarang hal itu berbanding terbalik, Bahasa Arab mulai ditinggalkan bahkan dijauhkan dari kaum muslimin di akhir-akhir hendak runtuhnya khilafah di Turki Utsmani sampai sekarang, akibatnya luar biasa banyak kaum muslimin tidak tahu makna Al Qur’an kewajibannya sebagai umat Islam karena hanya sekedar membaca Al Qur’an tanpa memahami artinya, walhasil, umat islam makin terpuruk dan jauh dari ‘kuntum khairah Ummah’.

Hal itu juga terjadi pada seorang anak muslimah yang awalnya mencintai Bahasa Arab dan awal dia mencintainya karena dia menuntut ilmu mulai dari MI, dan MTs tapi ketika hendak melanjutkan ke pendidikan selanjutnya dia bingung mau kemana..ke pesantren/Aliyah atau SMA, tetapi karena terpengaruh oleh orang-orang sekitarnya yang mengatakan susah cari kerja jika pakai ijazah swasta, akhirnya dia memilih untuk lanjut di SMAN 2 Ajangale Bone, satu setengah tahun berlangsung kemudian pindah ke SMAN2 Masamba.

Walaupun di sekolah itu dia mendapatkan pelajaran Bahasa Arab tapi itu hanya 1x sepekan, sehingga tidak mendalam setamat SMA, ingin menjadi guru akhirnya beralih cita-cita menjadi seorang dokter, tetapi karena tidak lulus, jadi lulus di bidan . Selama itu, diapun memaksa diri untuk mencintai mata kuliah yang dijalaninya, walaupun dia tidak minat, tapi akhirnya diapun lulus mendapat gelar bidan(A.Md.Keb) tetapi setelah lulus dia tidak tau mau ngapain? Mau kerja tidak minat, akhirnya dia berinisiatif melanjutkan S1 Kesehatan Reproduksi dengan harapan kelak akan jadi dosen.

Setelah beberapa pekan mengikuti perkuliahan, dia ditawari oleh teman seorganisasinya untuk kursus Bahasa Arab, walaupun selama ini dia selalu ikut kursus tetapi karena tidakpernah dipraktekkan, akhirnya lewat begitu saja,,,,kaena minat yang selama ini masih ada akhirnya diapun menerima tawaran temannya tersebut, setelah berlangsung sekitar satu bulan, teman menawarkan lagi untuk masuk Al-Birr untuk belajar Bahasa Arab, awalnya raguuntuk memilih karena selain tempanya jauh dari UMI (tempat dia kuliah Kesehatan Reproduksi) dia juga terkendala dari segi waktu jadwal perkuliahan di Al-Birr. Senin-Jumat, sedang di UMI  jadwalnya jumat-sabtu. Berarti ada jadwal yang bertabrakan yaitu hari Jumat, mau masuk di Al-Birr takut kuliah terbengkalai dan tidak maksimal dua-duanya, tapi dia tidak bisa membohongi diri kalau dia suka Bahasa Arab, akhirnya dia nekat mendaftar di Al-Birr bersama keempat temannya yang sampai sekarang selalu sama-sama.

Setelah melewati masa pendaftaran, masa ujian, ternyata dia lulus, walaupun di Tamhidiy. Setelah Ustadzah menawarkan orang-orang yang ingin pindah di Mustawa Awal dengan terlebih dahulu ikut tes, dia ingin mencoba, tetapi dia tidak ingin pisah dari teman-temannya dan akhirnya dia memilih tetap di tamidiy, setelah 4 hari berlalu tibalah hari jumat dan Alhamdulillah tanggal merah berarti tidak ada perkuliahan dan tidak harus bolos disalah satu tempat kuliahnya(UMI, Al-Birr)

Dia selalu berfikir dan berfikir, apa yang harus dia lakukan pekan selanjutnya, sedangkan hari jumat tidak tanggal merah lagi, datanglah teman menawarkan solusi agar dia menghadap ke dosen yang di UMI untuk mengutarakan masalahnya dan solusi apa yang diambil, dia ragu dan takut, tapi karena dorongan teman akhirnya akhirnya diapun menghadap, walhasil,, dosen mengizinkan untuk tidak hadir di mata kuliahnya, dengan syarat harus aktif cari materi dosen agar tidak ketinggalan “Alhamdulillah” ucapnya dalam hati.

  Walapun selama ini diterpa dengan banyak tugas, baik tugas dari UMI, Al-Birr maupun dari organisasi tetapi Alhamdulillah dia senang melakukannya, karena keinginannya untuk belajar Bahasa Arab tengah dijalaninya dan dia bercita-cita untuk melanjutkan pndidikan Bahasa Arab kejenjang yang lebih tinggi, InsyaAllah.

Inilah kisah pilihan anak muslimah tadi, dan anak muslimah itu adalah “aku”(Arnhy Iklil al Mujahidah)

" Bait-Bait Cinta di Ma'had Al-Birr " oleh Arnhy Iklil al Mujahidah


Read more

12 Tuntunan Seputar Dua Hari Raya

0 komentar

Telah terbit di LeutikaPrio!!! Buku karya Dosen / Alumni STIBA Putri Makassar

Judul : 12 Tuntunan Seputar Dua Hari Raya
Penulis : Ummu Hanaan
Tebal : 82 halaman
Harga : Rp. 25.000,00
ISBN : 978-602-225-848-3

Sinopsis:
Hari raya (id) adalah saat yang sangat dinantikan oleh kaum muslimin tanpa terkecuali. Berbagai macam cara dilakukan untuk menunjukkan kegembiraan itu. Ada yang merayakannya dengan beraneka macam makanan dan minuman serta pakaian baru. Dan sangat sedikit dari kaum muslimin yang sadar bahwa di dalam dua hari raya tersebut terdapat banyak ibadah yang sangat disayangkan jikalau harus terlewatkan. Nah, buku kecil ini hadir di hadapan Anda mengupas seputar dua hari raya, kewajiban-kewajiban yang ada di dalamnya, sunah-sunahnya, pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di dalamnya, dan pembahasan lainnya yang tak kalah menarik. Buku kecil ini juga menghadirkan syair-syair para ulama seputar dua hari raya yang dapat menggugah semangat para pembaca.

Ps : Buku ini sudah bisa dipesan sekarang via websitehttp://www.leutikaprio.com/produk/110216/agama_islam/14051006/12_tuntunan_seputar_dua_hari_raya/14046018/ummu_hanaan , inbox Fb dengan subjek PESAN BUKU, atau SMS ke 0819 0422 1928. Met Order, all!! ^^v

Atau
Langsung ke penulisnya : Ummu Hanaan (085341519443 / 089697019064 )


Read more