Kutemukan Jawabnya...

3 komentar
Dalam hidup pasti ada yang namanya jatuh, hancur, gagal, nggak berdaya,terhimpit, terhina, terkhianati, sebagaimana Sepekan bersama...Pengkhianat Qurrata~A'yun.Tapi...seorang yang ingin menjadi manusia HEBAT ga mungkin rela jiwanya berlarut-larut dalam keadaan seperti itu. Maka, Qurrata~A'yun merasa bertanggung jawab mencari solusinya...AlhamdulilLLAH...bersumber dari artikel seorang teman.Akhirnya..kutemukan jawabannya... :z

Suatu ketika, ada seorang sahabat memulai ceramahnya dengan mengeluarkan sepuluh lembar uang seratus ribu yang baru. Kemudian dia bertanya "Siapa di antara kamu yang mau uang ini, jika diberikan ikhlas padamu?" Langsung saja yang mengangkat tangan banyak sekali.

Katanya lagi " Ya, ini akan saya berikan, tapi sebelumnya biar saya melakukan hal ini". Sahabat tersebut meremas seluruh uang kertas seratus ribu itu , menjadi gulungan kecil yang kumal.

Kemudian dia buka lagi ke bentuk semula : sepuluh lembar seratus ribu, tapi sudah kumal sekali. Lalu dia bertanya " Siapa yang masih mau uang ini?" Tetap saja banyak yang angkat tangan, sebanyak yang tadi.

"Oke, akan saya kasih, tapi biarkan saya melakukan hal ini". Dia menjatuhkan lembaran uang itu ke lantai, terus diinjak-injak pakai sepatunya yang habis berjalan di tanah becek sampai nggak karuan bentuknya. Dia tanya lagi "Siapa yang masih mau?" Tangan-tangan masih saja terangkat. Masih sebanyak tadi.

"Nah, sahabatku, sebenarnya aku dan kau sudah mengambil satu nilai yang sangat berharga dari peristiwa tadi. Kita semua masih mau uang ini walau bentuknya sudah nggak karuan lagi. Sudah jelek, kotor, kumal... tapi nilainya nggak berkurang: tetap satu juta rupiah."

"Sama seperti kita. Walau kau tengah jatuh, tertimpa tangga pula... tengah sakit, tengah hancur pula, atau kau gagal, nggak berdaya, terhimpit, dan merasa terhina, kecewa dan terkhianati, atau dalam keadaan apapun, kau tetap nggak kehilangan nilaimu... karena kau begitu berharga. Jangan biarkan kekecewaan, perasaan, ketakutan, sakit hati, menghancurkan kamu, harapanmu, atau cita-citamu. "

"Kamu akan selalu tetap berharga, bagi dirimu, bagi diriku, bagi sahabatmu, bagi sahabat yang lain dan kau tetap sama dimata Tuhanmu. Dia, Tuhanmu, akan berlari mendekatimu, jika kau berjalan menuju-Nya. Aku pun sahabatmu akan melakukan hal yang sama, karena fithrah setiap diri kita akan mulia jika mencoba mendekati sifat2 Tuhan kita. Disanalah nilai dirimu berada."


Jadi...Jelas kan sahabat, bahwa jangan pernah merasa kecewa, jatuh, gagal, dan sebagainya tanpa mau bangkit, mulai sekarang kita harus merasa jauh lebih berharga ;). Sukses selalu.... :k


Tersampaikan permohonan maaf paling dalam untuk seseorang yang dah terhukumi " pengkhianat "....moga senantiasa disatukan dalam kasih sayang-NYA :L..Rumah ilmu, 290108


3 komentar:

  1. sepakat, setiap diri manusia itu berharga, tapi entahlah masih saja ada yang membuat dirinya tak berharga atau masih ada yang merasa dirinya begitu tak berharga...

    artikel yang mencerahkan... analogis yang unik... salam hangat
    wassalam

    BalasHapus
  2. Syukron kak....
    Pelajaran yg sangat berharga terkhusus buatku ^_^

    BalasHapus

Silahkan beri komentar...atau langsung di Buku Tamu...Tentu kami mengharap komentar yang Anda kirim adalah komentar yang menggunakan kata-kata yang baik dan sopan, jangan lupa cantumkan identitas Anda dan tidak menggunakan Anonim. syukran























youtube downloader