Suka Makan di Luar?Perhatikan!

1 komentar
Makan di luar rumah bisa menjadi kesenangan, kebutuhan, atau keterpaksaan. Apapun alasannya, kita senantiasa harus waspada terhadap kemungkinn makanan yang kurang terjamin kehalalan dan kesehatannya.
 Dari penelusuran yang pernah dilakukan oleh Jurnal Halal, ada beberapa rumah makan yang tidak baik dalam memberikan pelayanan bagi para tamu yang datang. Baik dari segi menu yang ditawarkan, kebersihan maupun jaminan kehalalannya. Apalagi di zaman susah sekarang ini, banyak oknum pengelola warung yang ingin mengeruk keuntungan besar tanpa rasa tanggung jawab yang tinggi sebagai seorang pengusaha.

 Beberapa Tips:
 Pilihan yang ditawarkan para pengusaha Rumah Makan memang cukup beraneka ragam. Perlu kewaspadaan dan tips-tips untuk memilih warung yang terbaik.

1.       Pilihlah yang ramai
Ini lebih ditekankan waktu memilih restoran dikala dalam perjalanan. Ketika memilih rumahmakan yang tidak diketahui persis jenis menu dan masakannya, katanya lebih baikmemilih yang ramai. Restoran yang ramai biasanya masakannya enak, murah dan segar.
Karena peredarannya cukup cepat, kemungkinan adanya menu yang basi relatif kecil. Sedangkan untuk warung yang sepi dikhawatirkan kurang layak dan menjual menu yang tidak habis kemarin. Hal ini harus diikuti dengan kewaspadaan terhadap perimbangan lain, khususnya aspek kehalalalannya.
2.       Hindari menu yang aneh-aneh
Di beberapa restoran ada restoran yang menjual menu-menu aneh yang tidak dikenal di tempat lain.misalnya saja menu lawar di daerah Bali. Ada kemungkinan menu tersebut meggunakan darah dan bahan-bahan lainnya. Demikian juga di Sulawesi Utara, ada beberapa rumah makan yang menjual menu tikus dengan nama tertentu.
3.       Waspada terhadap menu berkode tertentu
Ada beberapa menu yang dijual dengn kode-kode tertentu, seperti B1, B2, RW dan sebagainya. Kode-kode tersebutperlu diklarifikasi, maksudnya apa. Jangan sampai karena ketidaktahuan terhadap kode tersebut menyebabkan kita terjerumus kepada menu haram.
4.       Curigailah yang terlalu murah
Kadang sebuah warung makan menjual menu yang sangat murah.Misalnya saja seorang konsumen pernah menemukan sebuah dendeng yang hanya dijual Rp. 9.000,- per plastic (kurang lebih ½ kg). Di zaman sekarang mana ada daging  sapi yang semurah itu? Bisa saja dendeng itu terbuat dari daging celeng atau daging haram lainnya.
5.       Jangan malu bertanya
Jika menemukan keganjilan atau ketidakjelasan, sebagai konsumen kita layak bertanya kepada penjual. Oleh karena itu jangan malu untuk senantiasa cerewet menanyakan menu yang akan dibeli disebuah rumah makan (nuwahid, Jurnal Halal)


1 komentar:

  1. Iye, akan saya perhatikan. Terimakasih banyak.

    BalasHapus

Silahkan beri komentar...atau langsung di Buku Tamu...Tentu kami mengharap komentar yang Anda kirim adalah komentar yang menggunakan kata-kata yang baik dan sopan, jangan lupa cantumkan identitas Anda dan tidak menggunakan Anonim. syukran























youtube downloader