Ungkapan rindu untuk nya....

0 komentar
Sahabat...
Kutuliskan catatan ini, saat air mata tak mau beralih dari pipi.
saat hati tak lepas dirundung sedih,
saat fikir tak lelah memutar memori,
saat jiwa...rasanya kan menyusul pergi.

Hanya...
kuingin melukis cerita akanmu..yang selalu membuatku merindu
kuingin menggores kenangan tentangmu...yang selalu mengajariku semangat
kuingin menulis sejarah dirimu...yang selalu mengantarkan doa

Saudariku...
semua pembaca catatan ini, sore ini..tak terasa 5 hari berlalu, setelah kuterima sms berita meninggalnya salah seorang sahabat terbaikku, saudara yang selalu mengajariku arti cinta...dan mencinta, sebagaimana bintang...dimalam yang mengawali perkenalanku dengannya sekitar 6 tahun yang lalu, senantiasa berkorban demi malam dan sinar rembulan, hingga rela nampak kecil dipandangan manusia padahal dirinya punya jiwa yang besar di hadapan Rabb-Nya.

Saudariku...
siapapun Anda yang membaca catatan ini, ingin kugambarkan sosok periang penuh canda sahabat ku ini, yang selalu memeriahkan tiap suasana bersamanya, hingga hampir tak pernah kami bertemu dan berpisah dalam waktu sesaat, rasa ingin selalu bersama trus hadir tiap bercengkrama dengannya.

dia sederhana, tak pernah berlebihan dalam hal apapun, merasa tak perlu menghadapi hidup dengan kepalsuan...karena dia yakin sahabat-sahabatnya adalah harta terbesar dalam hidupnya hingga ia bisa melewati sakit, sedih, susah...tiap masalahnya dnegan senyum dan canda bersama mereka.

belum lepas dari ingatanku, saat ia menjabat erat tangan ini...tangan yang sekarang mengetikkan sepenggal kisah bersamanya, kala ia tersenyum dan memelukku akrab...bercanda..tertawa...makan bersama...nginap bareng..bercerita...menatap bintang...coba tutup mata...dan bayangkan...sekarang kita dah ada di bintang itu....begitu ucapku padanya...dia tertawa...

belum hilang rasa bahagia ini, saat ia katakan akan menikah...kurang lebih setahun lalu...ingat...saat bersama di sebuah perjalanan...kutanya siapa nama calon suaminya...ia hanya menunjuk sebuah papan toko yang bertuliskan " makmur..."...* senyum *
ingat...waktu ia katakan suaminya lebih senang di kandang menemani ayam-ayam ternaknya dikampung dari pada temani nya di rumah * ketawa*...

sahabat...andai ia melihat...semua ingatan padanya membuatku terisak sekarang...rindu...kangen...tapi...nomor hp nya dah kuhapus 5 hari kemaren...tak ingin ku menangis tiap melihatnya...saya tak mau terlupa dan menghubungi nomor itu...siapa yang akan kuajak ngomong...sekarang saya kangen...siapa yang akan kutemui....

kematian adalah kepastian..kutulis semua ini bukan untuk penolakan atau penuntutan...tidak...hanya ingin kukeluarkan..kubagi...saya manusia biasa...yang bisa nangis dan bersedih...untuk sahabat saya...

suratnya masih ada...saat ia kirimkan sewaktu saya studi di jakarta...menanyakan kapan bisa liat bintang lagi...
fotonya pun masih tersimpan..walau belum berani kubuka sampe detik ini...saat berfoto bersama di pernikahanku...khawatir memandang senyumnya yang bisa buatku mencari dan berharap hadirnya saat ini...

hari esok moga masih ada untukku...agar kumasih bisa terus mendoakan sahabatku..moga dilapangkan kuburnya..diterima amal ibadahnya...dimudahkan jalannya...dipertemukan di jannah-Nya

untukmu sahabatku...
Rifqoh....yah namanya rifqoh...artinya sahabat...
yah, ia memang sahabat bagi kami...yang selalu menjadi sahabat...dan selamanya menjadi sahabat....

terkirim rindu dan saaaaaayang selalu....selamanya


Posting Komentar

Silahkan beri komentar...atau langsung di Buku Tamu...Tentu kami mengharap komentar yang Anda kirim adalah komentar yang menggunakan kata-kata yang baik dan sopan, jangan lupa cantumkan identitas Anda dan tidak menggunakan Anonim. syukran























youtube downloader